Senin, 12 Januari 2015

Orang Benar dan Orang yang Merasa Benar ..

Sang guru berkata disuatu senja tentang orang benar dan orang yang merasa benar ..

Orang benar, tidak akan berpikiran bahwa iya yang paling benar.
Sebaliknya, Orang yang Merasa Benar, didalam pikirannya hanya dirinyalah yang paling benar .

Orang benar, akan merasa dirinyalah yang selalu salah.
Sedangkan Orang Yang Merasa Benar, ia tidak akan perlu mengaku salah.

Orang benar, setiap saat akan berintrofeksi diri dan merendahkan hati.
tetapi Orang yang Merasa Benar, tidak perlu berintrofeksi diri, karena sudah merasa benar, maka selalu tinggi hati.

Orang benar memiliki kelembutan hati, maka ia akan dapat menerima masukkan dan kritik dari siapa saja, sekalipun dari seorang anak kecil.
sementara itu Orang Yang Merasa Benar hatinya lebih keras dari batu, karena itu tidak ada masukan dan kritikan yang berkenan dihatinya.

Orang benar akan selalu menjaga perilakunya dengan benar, karena ia merasa Tuhan selalu mengawasinya. Berkata dengan penuh kehati-hatian dan selalu berfikir yang benar.
Orang yang Merasa Benar, bisa berperilaku seenaknya, karena merasa mewakili Tuhan.
Dalam bicaranya selalu membawa nama Tuhan, walau kata-katanya jauh dari kebenaran.

Pada akhirnya orang yang benar akan dimuliakan dalam hidupnya.
Dicintai yang sepaham dan disegani yang bertentangan.

Namun, orang yang hidupnya merasa benar akan menerima kehinaan.
Disanjung orang-orang berfikiran sempit dibenci orang-orang yang tidak mengerti.

Minggu, 11 Januari 2015

Dari Hati ..

Kita gak bisa salahin apa yang ada dalam hati dan perasaan kita
kita mungkin bisa bohongin semua orang.
tapi 'nggak sama hati nurani kita sendiri.

kita juga gak bisa mengatur,
hati kita harus berada dimana ..
Karena semuanya berawal dari hati 
Kita tidak bisa menjalani sesuatu yang hati kita sendiri tidak menghendakinya ..

Jadi ....
Lakukanlah apa yang hati kamu inginkan
Jika itu bisa membuatmu lebih baik,
Jangan pedulikan apa kata orang lain ..
Karena KEBAHAGIAAN KITA, KITA SENDIRI YANG MENENTUKAN ... 

Senyum dalam tangis

Dalam senyum mu yang khas, ternyata pikiran mu seperti benang kusut ..
Dalam tawamu yang riang, ternyata pikiran mu penuh dengan berbagai urusan ..
Di balik itu semua, kau menyimpan rahasia tanpa orang ketahui,
semua rasa itu seperti harta karun yang terpendam di dalam benak mu,

Bukalah kunci kerahasiaan itu,
Jujurlah pada dirimu sendiri
kau tersenyum diatas kesedihanmu
kau tersenyum untuk mengurangi kepedihanmu
kau belajar menerima kenyataan,
kau coba tegar, sabar dan tetap tersenyum
walau nyatanya hatimu menangis ...